Kamis, 10 Agustus 2017

Mengetahui Resiko Kanker Usus Besar Saat hamil.



Untuk mendeteksi ibu hamil terkena kanker usus besar atau tidak, sangat sulit untuk mendeteksinya, karena gejala yang di timbulkan oleh kanker usus ini hampir sama dengan gejala kehamilan pada umumnya. Oleh karena itu, ibu hamil wajib mengetahui lebih banyak lagi mengenai kanker usus besar untuk menjaga segala kemungkinan yang bisa saja terjadi.

Gejala Kanker Usus Besar Pada Ibu Hamil.

Seperti yang sudah di sebutkan di atas, sangat sulit untuk mendeteksi kehadiran kanker usus besar saat kehamilan, karena gejala yang di timbulkan hampir sama, gejala seperti mual, muntah, nyeri perut, sembelit, dan anemia di timbulkan juga oleh kanker usus besar,  jadi akan sangat sulit membedakan mana gejala kehamilan dan kanker usus yang sebenarnya. Kanker ini akan terdeteksi jika metastatis telah menyebar secara luas, biasanya pada kehamilan semester akhir.

Bagaimana Cara Dokter Mendiagnosis Kanker Usus Besar Saat Hamil?.

Tim medis akan melakukan tindakan endoskopi, yaitu tindakan yang menggunakan intervensi radiologi atau bedah yang relatif aman, Endoskopi akan di lakukan jika kamu memang terindikasi kuat mengalami kanker usus besar, tindakan ini akan di lakukan jika kehamilan kamu memasuki trimester kedua itupun bila memungkinkan melakukan tindakan ini

Resiko Kanker Usus Besar Untuk Janin?.

Dari berbagai bukti yang di temukan tentang resiko kanker ini, tidak di temukan resiko yang berbahaya untuk kelangsungan hidup si janin. yang wajib di waspadai adalah jika kanker usus yang kamu derita sudah parah, ada beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi pada janin yang kamu kandung.

Namun jangan khawatir kasus tersebut sangat jarang di temukan, dari kasus yang di temukan, dokter tidak harus melakukan tindakan aborsi terapeutik untuk sang ibu.

Lalu Bagaimana Pengobatan Usus Besar Yang Tepat Untuk Ibu Hamil?.

Pengobatan akan melibatkan para ahli kandungan, perinatologist, ahli bedah kolorektal, dan ahli onkologi radiasi dan medis untuk memastikan bahwa kamu akan diobati sedini mungkin. Opersi akan di lakukan bila usis kehamilan kamu memasuki minggu ke-20, ini di lakukan karena dokter menunggu kematangan usia janin yang kamu kandung.

Kemoterapi bantuan dengan 5-fluorouracil (5-FU) bisa dianjurkan untuk Anda jika Anda berada di tumor stadium III, tetapi ingatlah untuk mendiskusikan dengan seksama resiko dan manfaatnya dengan dokter. Komplikasi paling berbahaya bisa terjadi jika Anda mendapatkan kemoterapi dari minggu ke-3 sampai ke-12 usia kehamilan. 5-FU dalam beberapa kasus telah dikaitkan dengan aborsi spontan serta kelahiran waktu normal selama trimester pertama.

Selain itu, radioterapi bantuan bisa digunakan dalam pengendalian kanker rektum. Terapi radiasi pada panggul tidak dianjurkan selama kehamilan karena potensi berbahaya bagi janin. Paparan radiasi pada janin harus diukur oleh dokter dalam setiap radiasi selama kehamilan. Radiasi panggul setelah persalinan bisa dipertimbangkan, tetapi harus didiskusikan dengan pasien karena ini bisa menyebabkan ketidaksuburan.

Nah pertanyaannya apakah ini akan mengganggu proses kelahiran nanti? jawabanya tidak, selama tumor distal tidak menyumbat jalan lahir atau karsinoma dinding rektum  anterior. Anda harus menjalani pemeriksaan plasenta yang seksama untuk metastatis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar